Tuhan tidak pernah berjanji bahwa hidupmu akan selalu baik-baik saja. Tapi untuk hidupmu, Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik. Begitu pula dalam hal pasangan. Mungkin kamu pernah merasa begitu disia-siakan oleh seseorang kamu rela berbagi waktu, meniadakan rasa lelah, karena kamu tau bahwa kekuatanmu adalah bersamanya. Meski pada akhirnya, kamu bukanlah tujuannya; kamu hanya sebuah jalan, bukan rumah.
Hingga pada titik tertentu, kamu harus bersiap diri. Tuhan memperkenankanmu untuk bersanding dengan seseorang yang mampu menggenggam tanganmu seerat itu, membuatmu merasa dicintai sehebat itu, dan diinginkan sedahsyat itu. Pada akhirnya, kamu akan sadar betapa Tuhan begitu menyayangimu, sampai-sampai Ia perlu mematahkanmu demi menyelamatkanmu dari seseorang yang salah.
Bagaimanapun, setiap luka dan kehilangan adalah bagian dari perjalanan menuju yang pantas. Saat akhirnya kamu bertemu dengan seseorang yang tidak menjadikan cinta sebagai permainan tetapi sebagai ikatan yang tulus, kamu akan tau. Dia yang tidak hanya ada di kala senang, tetapi tetap tinggal saat segalanya terasa berat. Seseorang yang tidak menjadikan kelemahanmu sebagai senjata, melainkan alasan untuk melindungimu. Dan saat itulah kamu akan merasakan cinta yang hadir tanpa syarat, bukan cinta yang membuatmu merasa harus membuktikan diri atau mengorbankan dirimu sendiri.
yaaa... aku tau beberapa orang memang lebih beruntung dari yang lainnya, mungkin aku adalah bagian dari beberapa orang yang kurang beruntung sebab tidak bisa bersama dengan orang yang aku sayang, Tidak apa-apa. Tidak masalah. Wajah cinta berupa-rupa, dan lewat mengalah dan berbesar hati menerima bahwa aku belum cukup untukmu,
Dengan siapapun kamu ditakdirkan untuk hidup, semoga kamu menemukan seseorang yg mampu mendampingimu dengan sabar dan penuh kelembutan. Seseorang yg bersyukur dengan keberadaanmu dan sepenuhnya menerima sisi yg tidak lengkap dalam diri tanpa perlu diminta.
Jadi, untukmu yang menanti atau sedang belajar mengikhlaskan, percayalah bahwa segala yang telah berlalu hanyalah jalan yang menuntun kita pada yang lebih baik. Setiap patah hati dan perpisahan bukanlah akhir, melainkan awal menuju cinta yang sejati cinta yang membuat kita utuh.
Dan suatu hari nanti, kamu akan tersenyum. Bukan karena semua kesedihan terhapus, tetapi karena kamu akhirnya benar-benar merasa lengkap. Kamu akan sadar bahwa apa yang kamu lewati adalah cara Tuhan menuntunmu kepada cinta yang tidak mengharuskanmu menjadi orang lain, tetapi yang hadir tanpa syarat dan pergi tanpa luka.
