Jangan hadir lagi di depanku!


Di ingatanku, aku seperti punya ruang tersendiri untuk apa-apa yang menyangkut kamu. Untuk segala senang yang pernah kita lalui bersama, dan untuk segala susah yang pernah kita hadapi berdua. Denganmu aku seperti berpijak pada dataran yang kuat.


untuk kali ini aku mohon tolong jangan pertemukan aku lagi dengan dia di kesempatan manapun Tuhan, matikan perasaanku untuk dia, Takkan kuizinkan kamu kembali lagi ke dalam hidupku. Jadi tolong jangan pernah datang dengan alasan apapun!! Aku memilih untuk melindungi diriku sendiri dari potensi luka yang bisa ia berikan. Aku menutup pintu hatiku untuknya, demi menjaga mental, dan kebahagiaanku yang sekarang dan yang akan datang.  aku jatuh bangun sendirian untuk mengobati luka yang kamu berikan kala itu, setidaknya aku pergi dengan tidak membawa penyesalan apapun, karena aku telah memperlakukanmu sebaik mungkin, sebelum aku seikhlas ini, aku telah melewati banyak hal yang menyakitkan sendirian. Yaa tentu tidak ada yang salah perihal jatuh cinta. Hanya saja, waktu dan takdir yang tidak sejalan dengan rencana. Manusia yang berencana dan Tuhan yang menentukan. Sekeras apapun manusia berencana, jika Tuhan sudah merancang skenario lain, manusia bisa apa selain merelakan?

Yang mampu membawaku pergi ke mana yang aku mau, tanpa takut ada satu tujuan pun yang terlewat.

Denganmu aku seperti bersandar pada dinding yang tidak akan lapuk. Yang mampu memberiku kuat di sat aku sedang merasa buruk. Tentangmu masih banyak lagi yang bisa aku ceritakan.

Karena sejauh ini, kamu adalah satu terbaik yang pernah aku pertahankan.


**

Kenapa kita berada di situasi yang serumit ini? Kenapa Aku tetap bertahan ketika aku bukan seseorang yang kamu pilih? Dan hal yang selalu aku tanyakan adalah kenapa tuhan mempertemukan dan mendekatkan kita, padahal kita begitu sulit untuk bersama dalam keadaan yang seperti ini. Apakah kamu tau aku hampir seperti orang gila, duduk di lantai, bersandar ke lemari, diam, merenung, sampai kadang aku tidak sadar sudah berapa lagu yang aku dengarkan, lalu tiba tiba aku menangis, air mataku menetes dengan sendirinya padahal aku tidak mau menangis. sampai rasa nya aku ingin menyalahkan tuhan karena .merasa tidak adil.. di sisi lain aku juga sadar bahwa semua tidak bisa sesuai dengan inginku.

***

Terima kasih karena pernah jadi dua insan yang sama-sama saling memberi hangat.

Terima kasih karena pernah jadi bagian dari kisah cinta paling indah untuk diri masing-masing.

Dan terima kasih karena sudah berhasil merelakan satu sama lain.Terima kasih karena pernah jadi bagian dari kisah cinta paling indah untuk diri masing-masing.. selamat jalan kisah yang tak akan pernah sampai.